Iklan

Rabu, 21 Oktober 2026, Oktober 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-10-21T04:58:30Z
Ragam Daerah

Isfhan Taupik Munggaran Soroti Kisruh Data Desil PKH Saat Sosialisasi Program Prioritas Presiden di Cibeber Cianjur

Advertisement
CIANJUR 7MENITUPDATE //- Anggota Komisi VIII DPR RI, Isfhan Taupik Munggaran, bersama Kementerian Sosial RI melakukan sosialisasi program prioritas pemerintah tahun 2026 di Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Rabu (20/10/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka masa reses.

Dalam kesempatan itu, Isfhan Taufik Munggaran menyampaikan dua program utama yang disosialisasikan, yakni Program Sekolah Rakyat dan kebijakan Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKH).

"Saya mengajak Kementerian Sosial untuk mensosialisasikan yang pertama tentang Sekolah Rakyat, yang kedua tentang penerima manfaat dari PKH," ujar Isfhan di lokasi.

Salah satu sorotan utama dalam diskusi bersama warga dan pendamping PKH adalah masalah penentuan kategori desil yang dinilai krusial dan harus diselesaikan secara seksama.

Isfhan juga menginstruksikan para pendamping PKH se-Kecamatan Cibeber untuk membentuk grup koordinasi langsung dengannya, agar kendala di lapangan dapat terkomunikasikan dengan cepat.
"Saya tidak mau kalau saya bertugas menjadi anggota DPR tidak mengenali mitra di bawah. Karena mereka kan sangat capek kerjanya," ungkapnya.

Dari pertemuan tersebut, muncul kekhawatiran warga terkait akurasi data penentuan desil. Ada warga yang mengeluhkan statusnya berpindah dari desil 2 naik ke desil 6. Bahkan ditemukan kasus di mana dalam satu keluarga, salah satu anggotanya terlibat judi online maupun pinjaman online, sehingga otomatis mengubah status desil keluarga tersebut yang juga berdampak pada layanan kepesertaan BPJS Kesehatan.

Terkait hal itu, Isfhan menegaskan akan menyampaikan keluhan warga apa adanya kepada pihak terkait. Ia juga mencatat adanya kebingungan di lapangan terkait keterkaitan sensus yang sedang berjalan dengan perubahan kategori desil, di mana petugas pendata belum tentu memahami dampak datanya terhadap status kesejahteraan warga.

"Ini sebuah PR bersama dari tingkat bawah sampai tingkat pusat bagaimana caranya masalah ini agar cepat selesai," tegas Isfhan.

Ia menambahkan, seluruh catatan keluhan warga akan dirangkum dalam dokumen hasil pertemuan untuk ditindaklanjuti. Menurutnya, keluhan yang muncul di Desa Cikondang kemungkinan besar juga dialami masyarakat di desa-desa lain.


Ddn.Ule