Iklan

Kamis, 21 Mei 2026, Mei 21, 2026 WIB
Last Updated 2026-05-21T10:53:10Z
Peristiwa

BUS MARITA TERGELINCIR DI CIPANAS, 20 PENUMPANG LUKA RINGAN

Advertisement
CIANJUR // Sebuah bus penumpang Marita jurusan Cianjur–Jakarta mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Cipanas, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Berdasarkan keterangan polisi, bus oleng ke sisi kiri jalan saat menghindari truk yang berada di depannya. Akibatnya, puluhan penumpang mengalami luka ringan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Ipda Ahmad Prio Gunawan mengatakan, seluruh korban telah dievakuasi. Lima penumpang yang mengalami luka di bagian leher menjalani perawatan di Puskesmas Cijedil. Sementara penumpang lain dievakuasi ke Mapolres Cianjur dengan bantuan tiga unit ambulans.

“Alhamdulillah upaya penanganan kecelakaan lalu lintas termasuk evakuasi korban penumpang sudah dilakukan. Korban dievakuasi ke Puskesmas Cijedil, sementara penumpang lainnya kami evakuasi ke Mapolres Cianjur,” ujar Ipda Ahmad saat dikonfirmasi.

Ia menyebut jumlah korban masih dalam pendataan. Data awal menunjukkan ada sekitar 20 penumpang di dalam bus saat kejadian.

“Untuk jumlah korban saat ini masih kami data. Info awal ada sekitar 20 penumpang kurang lebih, namun saat ini masih kami dalami,” katanya.

Kronologi sementara, bus melaju dari arah Cipanas menuju Cianjur. Saat memasuki tikungan, pengemudi membelokkan kendaraan ke kiri untuk menghindari truk di depannya hingga bus kehilangan kendali.

“Jadi untuk kronologis, bus ini melaju dari arah Cipanas menuju Cianjur dan di tikungan agak belok ke kiri karena menghindari kendaraan truk yang ada di depan. Untuk lebih lanjut masih dalam proses pendalaman oleh petugas,” jelasnya.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan rem blong yang disampaikan sejumlah penumpang.

“Untuk saat ini masih kami dalami. Untuk lebih detailnya mohon bantuan kepada rekan-rekan, mudah-mudahan secepatnya bisa kami informasikan kembali kepada masyarakat,” tambahnya.

Ipda Ahmad memastikan tidak ada korban luka berat maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Red