Iklan

Minggu, 29 Maret 2026, Maret 29, 2026 WIB
Last Updated 2026-03-29T14:36:53Z
Hukum & Kriminal

Viral Ngaku TNI di Cianjur, Kusnandar Ali SH Resmi Dampingi Tersangka Saat BAP di Polres Cianjur

Advertisement
CIANJUR – Kasus viral di media sosial terkait seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI kini memasuki tahap penyidikan. Dalam perkara tersebut, advokat Kusnandar Ali, SH resmi ditunjuk untuk mendampingi tersangka saat menjalani pemeriksaan di Polres Cianjur.

Kusnandar Ali, SH saat diwawancarai awak media, Minggu (29/03/26), membenarkan bahwa dirinya bertindak sebagai kuasa hukum tersangka dalam perkara yang sempat menghebohkan jagat maya tersebut.

“Iya memang betul, saya selaku kuasa hukum pelaku mendampingi saat di-BAP oleh penyidik Polres Cianjur ketika klien kami ditetapkan sebagai tersangka. Namun hingga saat ini dari pihak keluarga belum ada yang datang,” ujar Kusnandar.

Menurutnya, kasus tersebut masih terus didalami karena dinilai memiliki sejumlah aspek yang perlu ditelusuri lebih lanjut. Ia menyebut, terdapat beberapa pihak yang diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Permasalahan yang mencuat, kata Kusnandar, bermula dari kedatangan tersangka ke rumah pelapor yang disebut-sebut sebagai pemilik rumah. Kedatangan itu berkaitan dengan persoalan satu unit kendaraan Mitsubishi Pajero yang statusnya disebut belum jelas keberadaannya.

Selain itu, tersangka bersama tim kuasa hukum juga tengah berupaya menelusuri keberadaan seorang rekannya yang diduga mengambil sejumlah barang dari rumah pelapor. Hingga kini, rekan tersebut dikabarkan sulit dihubungi.

“Makanya kami bersama tim sedang melakukan riset dan pendalaman terhadap seluruh rangkaian kejadian. Tidak menutup kemungkinan, dari hasil pengembangan nanti ada pihak lain atau oknum yang bisa saja terseret ke meja hijau,” tegasnya.

Sementara itu, pihak penyidik Polres Cianjur masih melakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap secara utuh duduk perkara kasus yang viral tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video dugaan pengakuan sebagai anggota TNI beredar luas di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat. Proses hukum pun kini berjalan untuk memastikan fakta yang sebenarnya terjadi.(Red)